Dewasa ini seiring dengan semakin berkembangnya dunia teknologi tentunya anak-anak bangsa diharapkan mampu menunjukan integrigritas keperibadiannya. Siapa kita jika tidak berkarya..??? Sebagai agen of change yang sangat di nanti oleh para pendiri dahulu bangsa mereka-mereka tentunya ingin menyaksikan anak-anak bangsa bangga dengan negaranya, bangga dengan bangsanya, bangga dengan almamaternya dan bangga pada diri sendiri, Inilah harapan bangsa yang sesungguhnya.
Namun dinamika sosial yang terjadi pada keluarga besar bangsa indonesia seakan belum cukup mampu merenovasi integritas keperibadian anak-anak bangsanya yang acuh bahkan tertidur lelap saat bangsanya tengah gaduh meratap esensialitas negara. Pertanyaannya siapakah yang patut disalahkan..??
Indonesia sebagai negara berkedaulatan adil dan makmur apakah sudah lemah pada masa sebelum menginjak satu abad kemerdekaan..??
Tentunya ini adalah konsekuensi dasar bagi para sarjana yang belum bersikap relevan pada gelarnya.
Pendidikan memang ajang transfer knowledge yang betul-betul beradidaya. Tapi tidak semua pendidikan mampu berbudidaya pada sikap dinamis sosial individu anak-anak bangsa.
Muda Bekerja, Tua Berkarya, Mati Ternama. Begitulah saya(penulis) menyebutnya konsep integritas individual berjaya. Apa yang diharapkan bangsa jika pemuda pengangguran..??? Apa kenangan bangsa jika pemuda tercengang..?? Apa legenda bangsa jika tak terkenal..??
Fenomena inilah yang belum melekat pada jiwa pemuda bangsa..?? Dinamika yang terjadi pada kurikulum pendidikan seakan putus nyambung dengan kebijakan dan harapan negara.
Resolusi terbaik adalah penanaman hak integritas jati diri. Tanggung jawab diri, bukan pada pemanfaatan diri pada setiap instansi.
Kita pemuda rindu bangsa yang dinamis, bangsa yang kondusif, bangsa yang elastis.
Semoga bangsa kembali berwudlu menghilangkan kantuk menatap pemuda sebagai mesin inovatif aset berharga negara.
Rabu, 10 Juni 2015
MUDA BEKERJA, TUA BERKARYA, MATI TERNAMA
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Rindu pencari
Angan berselimut angin Senja menepi terik mencari Menari mencuci udara menutupi kulit ingin Terbekam frasa berkelana cuaca dingin ...
-
Manusia dan kualitas nilai Sebuah pemberitaan dimedia sosial kini ramai dengan tagar #80_Juta, tentu bagi kalangan menengah kebawah itu mer...
-
Sukses di KLESF Malaysia, SMA Unggulan Haf-Sa Zainul Hasan BPPT Genggong kembali berjaya di Thailand. "Foto saat 3 siswi dan p...
-
Di sebuah desa ada 5 hewan dengan jenis berbeda. Yaitu kucing, panda, kelinci, singa dan elang. Suatu hari kucing dengan panda berjalan be...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar