Senin, 31 Desember 2018

Sajak Tahun baru

2019 tahun yang lalu
Kalender georgian bermula
Al-masih disematkan
Manyucikan gaun dan peragai

Sudah 2019 tahun yang lalu alam membasuh diri
Membasuh muka yang kusut oleh misteri
Manusia bernostalgia dengan kembang dan api
Umur bertikai pada masa yang kian terpatri

Oh.. siapakah masa itu sebenarnya
Apakah sekedar kalkulasi usia
Ataukah dunia yang entah untuk siapa
Entahlah apa yang dikata peristiwa

Kemana hati berbicara
Semua akan bertanya saat tiba hakikat itu ada
Tanpa jeda usia, masa, bahkan dunia
Semua Akan kembali pada cahaya..

Semoga semu temukan pada Tuhan-Nya
2019 tahun yang lalu
1 januari 45 SM

Jumat, 28 Desember 2018

Mimpiku Ada

Ku berjalan masuki ruang imaginasi
Tak tampak apa yang tercerna oleh edukasi
Benar, tak ada yang peduli
Semua menjauh, bahkan waktupun terbunuh.

Mana mungkin?
Intonasi bisa menguasai pola diri
Hanya kutipan arti berlabuh penuh misteri
Aku tak mengerti
Tuhan berkata kenali diri

Ohh.. mimpi
Kau terlalu dini, namun hari ini perlu disadari
Kau ungkap relativitas
Ruang psikologipun kian tersinari

Tak ada gelap, mana kala hati semakin suci
Saat bergegas temui penguasa potensi diri
Kini relasi datang temui imaginasi
Mimpipun terobati

Luka, bukan milik hati
Tapi Cinta pandai posisikan diri
Andai manusia tak berhati
Cintapun berevolusi menjadi jiwa yang manusiawi..

Genggong, 29/12

Rindu pencari

Angan berselimut angin Senja menepi terik mencari Menari mencuci udara menutupi kulit ingin Terbekam frasa berkelana cuaca dingin ...